Hobi jalan jalan dan memotret adalah idaman sebagian besar orang, apalagi dari hobi kita tersebut ternyata bisa menghasilkan uang. Perfect job bukan!! Memang pekerjaan Travel Fotografer itu mengasikkan, tetapi tidak banyak orang yang tahu ternyata profesi travel fotografer itu juga tidak mudah. Karena ketika kita traveling tetapi bekerja untuk mendapatkan hasil foto terbaik itu berbeda rasanya seperti liburan. Nah saya akan

Bagi seorang traveler sejati, teknik fotografi travel bukan istilah yang asing lagi. Bisa dibilang fotografi travel adalah momen menyenangkan dimana seseorang bisa menambah koleksi di katalog foto travel sambil belajar mendalami kemampuan memotret. Adapun foto-foto yang terkait fotografi travel biasanya berhubungan dengan suasana baru, orang-orang baru, hingga sesuatu yang baru dengan rutinitas berbeda.

Untuk hobi fotografi travel maka kita membutuhkan lensa yang cukup lebar. Foto yang dihasilkan oleh lensa lebar umumnya mampu ‘berbicara’ sehingga terkesan lebih akrab. Misalnya saat kita naik perahu dayung, kita bisa memotret si tukang dayung sekaligus menunjukkan satu titik keindahan danau atau laut dimana saat itu kita berada.

Tips Fotografi Travel

travel-3

Untuk menghasilkan foto-foto menarik sebaiknya rencana perjalanan sudah terkonsep sebelumnya. Artinya kita sudah memiliki gambaran tujuan dan lokasi mana saja yang kita bidik untuk pemotretan. Lebih rinci, berikut beberapa tips untuk fotografi travel yang menyenangkan.

Perlengkapan

Pertama yang harus diperhitungkan adalah tempat dan tujuan kita. Jika pengambilan foto-foto travel bisa diatasi dengan kamera digital atau kamera ponsel kita tak perlu membawa kamera DSLR, flash, lensa, atau tripod. Ada barang-barang yang justru wajib dibawa yaitu perbekalan, topi, jas hujan dan lain-lainnya. Tidak perlu sungkan untuk memakai celana jeans ketat serta sepatu boots tinggi. Jika mengenakan pakaian terlalu longgar justru hanya membuat kita susah, terutama untuk medan yang sulit dan tidak ada portner. Ingat kita sedang berburu foto seru, bukan ingin berfoto selfie.

Fotografi Travel Bukan Sekedar Memotret Alam

travel-1

Ungkapan ini benar sebab pada prinsipnya fotografi travel tidak hanya fokus pada obyek alam namun mencakup semua hal yang berkaitan dengan daerah tujuan. Misalnya kegiatan daerah, makanan kuliner, kesenian daerah, permainan tradisional anak-anak, dan lain sebagainya.

Mempelajari Budaya Lokal

Jika melakukan traveling ke satu daerah yang belum pernah atau jarang kita kunjungi berarti posisi kita adalah tamu, dan sudah selayaknya tamu harus hormat dan sopan pada tuan rumah. Satu contoh ketika kita masuk pura, keraton, atau tempat-tempat suci untuk memotret, kita wajib bertanya apakah diperbolehkan mengambil foto di lokasi tersebut. Intinya jika memang dilarang kita juga tidak boleh memaksa.

Membuat Catatan Obyek yang Sudah Dipotret

travel-4

Mungkin saking banyaknya foto-foto traveling, membuat kita lupa ‘sejarah’ foto yang kita koleksi. Sebaiknya setiap kali selesai memotret kita membuat catatan singkat mengenai obyek yang sudah dipotret. Caranya bisa dengan bertanya pada penduduk setempat atau mencari sumbernya di internet. Oleh sebab itu setiap kali melakukan fotografi travel sebaiknya membawa notes kecil.

Pelajari Kamera

Untuk fotografi travel kita tidak perlu fanatik dengan kamera DSLR. Artinya kamera poket, kamera mirrorless atau kamera digital biasa juga mampu menghasilkan gambar yang tidak kalah artistic dibanding kamera DSLR. Dengan catatan dioptimalkan secara tepat. Intinya semua kamera bisa dipelajari sebab masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Selain tidak ribet dan terlalu berat, membawa peralatan kecil membuat segalanya lebih praktis. Kita bisa terlihat seperti wisatawan biasa, bukan fotografer.

Berani Berbicara dengan Orang Asing

travel-5

Meskipun berkunjung ke daerah yang belum dikenal, kita harus berani berbicara dengan orang asing. Selanjutnya kita bisa meminta mereka untuk di foto. Sebaiknya kita pilih penduduk lokal yang memiliki karakter menarik sehingga foto yang dihasilkan juga terlihat unik. Hal ini tentu tidak mudah apalagi kita termasuk tipe-tipe orang pemalu, tentunya butuh ekstra keberanian untuk meminta izin memotret orang yang belum kita kenal sebelumnya. Namun jika kita berani, maka hasilnya juga setimpal.

Tantang Diri Sendiri

Mungkin ada diantara kita yang sudah mengunjungi daerah tertentu, namun kembali lagi pada kesempatan berikutnya. Untuk mendapatkan hasil foto yang tidak monoton sebaiknya kita memotret obyek dari spot berbeda, angle berbeda, dan pada waktu yang berbeda pula. Intinya kita wajib mencoba angle yang tidak biasa untuk hasil foto yang lebih unik. Dengan begitu kunjungan kita ke daerah yang sama untuk beberapa kali tidak sia-sia.

Nah, jika beberapa tips fotografi travel diatas diterapkan dalam perjalanan traveling, bisa dipastikan kita akan mendapat hasil foto yang memuaskan.