Lumix GX85 besutan terbaru Panasonic ini mengusung sensor Digital Live MOS baru beresolusi 16 megapiksel (tanpa Low Pass Filter) yang mengombinasikan prosesor gambar baru yakni Venus Engine untuk menghasilkan gambar tajam dengan kontras tinggi dan warna memikat. Mengingat sensor baru ini juga mampu membaca sinyal dan kemampuan pemrosesan cepat, Lumix GX85 mampu merekam video beresolusi tinggi 4K dengan lancar pada resolusi 3840 x 2160 di 30p (60 Hz) / 25p (50 Hz) atau 24p selain Full HD 1920 x 1080 60p (60 Hz) / 50p (50 Hz).

Lumix DMC-GX85 sediakan banyak fitur dalam bodi ringkas.

Lumix GX85 juga menyediakan teknologi 4K Photo besutan Panasonic yang memungkinkan pengguna mengambil gambar yang tepat dengan mengesktrak satu bingkai dari file pemotretan kontinyu 4K serta tiga mode serupa sebelumnya (4K Burst, 4K Burst (Start/Stop) dan 4K Pre-burst) tersedia sehingga pengguna bisa memperoleh situasi terbaik.

Fitur lainnya termasuk Post Focus yang memungkinkan pengguna memilih area fokus setelah memotret gambar. Lumix GX85 akan mengambil beberapa gambar sekaligus dengan titik fokus berbeda saat tombol shutter ditekan, sehingga pengguna hanya perlu mengambil gambar lalu memilih titik fokus yang diinginkan.

LCD belakang mendukung fungsi tilt dan sentuhan sehingga pengguna bisa dengan mudah mengatur seting atau memotret.

Unit shutter Lumix GX85 kini menggunakan penggerak elektromagnetik untuk mengurangi suara shutter. Lumix GX85 juga menggunakan teknologi DFD (Depth from Defocus) milik Panasonic untuk meraih kecepatan otofokus sekitar 0,07 detik. Beragam fungsi AF seperti Face/Eye Detection AF, Pinpoint AF, One-shot AF, dan Advanced Low Light AF tersedia untuk dipilih sesuai kondisi pemotretan.

Fitur Low Light AF memungkinkan pengguna melakukan fokus di situasi cahaya remang hingga -4 EV bahkan tanpa bantuan lampu AF. Tersedia pula Starlight AF yang menyediakan fungsi pemotretan angkasa dengan otofokus karena kamera mampu memberikan kalkulasi AF akurat berdasarkan nilai kontras pada zona AF lebih kecil.

Dual IS untuk meningkatkan kompensasi getaran.

Fitur baru lainnya yang dimiliki Lumix GX85 adalah sistem 5-axis Dual I.S (Image Stabilizer). Fitur tersebut dikombinasikan dengan O.I.S. (Optical Image Stabilizer, 2-axis) di dalam lensa dan B.I.S (Body Image Stabilizer, 3-axis) sehingga Lumix GX85 bisa mengompensasi rentang gerakan lebih luas dibandingkan dengan sebelumnya.

Lumix GX85 juga dilengkapi dengan LVF (Live View Finder) beresolusi tinggi 2764-kdot dengan reproduksi warna hingga 100%. LVF beraspek rasio 16:9 itu memiliki pembesaran 1,39x/0,7x (setara kamera 35 mm) dan sudut pandang 100%. Layar monitor 3,0 inci di bagian belakang juga tak kalah memikat dengan resolusi tinggi sekitar 1040-k dot. Layar monitor sentuh bertipe statis ini bisa dimiringkan ke atas 80 derajat dan ke bawah 45 derajat untuk fleksibilitas lebih tinggi saat menggunakan Lumix GX85.

Tombol fisik yang tersedia memberikan pengalaman memotret menggunakan DSLR.

Terakhir, tersedia model L.Monochrome di Photo Styles. Fitur ini memungkinkan pengguna memotret gambar monokrom menarik yang kaya gradasi seperti foto hitam putih era kamera analog.

Lumix DMC-GX85 telah hadir di pasar elektronik tanah air pada akhir Mei 2016 melalui sistem pre-order dengan kisaran harga Rp. 11.499.000 (sudah dilengkapi dengan lensa 12-32 mm).